Senin, 20 Januari 2014

fenomena sosial facebook dan jejaring sosial lain sudah ada dalam al-quran

1. Pendahuluan

Assalamualaikum WR.WB

Wahai saudaraku yang dimuliakan allah, bertemu lagi dengan penulis yang alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk memberikan nasihat serta berbagi ilmu kepada saudaraku sekalian. Kali ini penulis meneliti tentang fenomena facebook serta twetter yang sudah hangat di bicarakan banyak kalangan, baik itu dari kalangan ulama maupun para ahli tafsir maupun IT. Banyak dari mereka yang sangat antusias sekali membahas tentang adanya fenomena facebook dan twetter yang sudah ada dan tertera dalam al-quran. Bagaimana mungkin ? bukankah al-quran sudah ada terlebih dahulu daripada facebook dan twetter ?. Bahkan banyak dari mereka yang memberi julukan pada facebook dan twetter dengan mengganti nama kedua jejaring sosial itu dengan facebookiyah dan tweeteriyah. Mungkin akhi dan ukthy bertanya- tanya tentang adanya fenomena facebook dan twetter yang dibahas al-quran ?. Mari kita kaji lebih lanjud, menurut hasil kajian penulis dari berbagai sumber serta referensi.

2. daftar isi
            
        1. Pendahuluan

          2. Daftar isi

          3. Pembahasan

            a. Pengertian facebook

            b. Tafsir

            c. Menurut kajian ilmiah

          4. Kesimpulan

          5. Penutup

          6. Daftar Pustaka

3. pembahasan
   a. Pengertian facebook

 Facebook adalah sebuah situs web jejaring sosial populer yang diluncurkan pada 4 Februari 2004. Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard kelahiran 14 Mei 1984 dan mantan murid Ardsley High School.


berikut statistik lengkap tentang pengguna Facebook di Dunia :

- Urutan 10 besar pengguna Facebook di dunia :
1. United States        145,747,320
2. Indonesia                32,131,200
3. United Kingdom    28,661,600
4. Turkey                    24,368,960
5. France                    20,330,580
6. Philippines             18,901,900
7. Mexico                   18,243,080
8. Italy                        17,914,220
9. India                       17,288,060
10. Canada                 17,142,920

Seperti yang kita ketahui, salah satu kegunaan dan fungsi facebook serta jejaring sosial lain adalah untuk menjalin pertemanan guna saling berinteraksi dan komunikasi sesama pengguna dunia maya. Walau hanya lewad dunia maya, interaksi ini juga menimbulkan fenomena sosial.
            
        b. Tafsir
AllahsubhanahuwataA’la berfirman:۞
 إِنَّالْإِنْسَانَخُلِقَهَلُوعًا  [٧٠:١٩]
19. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. (70. Al Ma´aarij)
إِذَا مَسَّهُالشَّرُّجَزُوعًا  [٧٠:٢٠]
20. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, (70. Al Ma´aarij)
وَإِذَا مَسَّهُالْخَيْرُمَنُوعًا [٧٠:٢١]
21. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, (70. Al Ma´aarij)
Dari penjelasan diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa salah satu sifat manusia adalah suka mengeluh serta kikir. Sifat ini bukanlah sifat yang barusaja muncul ketika ilmu pengetahuan bertambah maju. Namun, sejak zaman dahulu kala sifat ini sudah ada. Bahkan ayat diatas memaparkan kalau manusia diciptakan  bersifat keluh kesah. Namun, ayat diatas tidak ditujukan untuk fenomena pada jejaring sosial saja. Namun, bersifat universal untuk semua umat manusia. Lalu apa kaitan keluh kesah dengan jejaring sosial serta kajian ilmiah nya ?. berikut hasil kajian penulis.


   c. Menurut kajian ilmiah
Mengeluh adalah suatu kondisi dimana terjadi ketidakpuasan dan ketidak senangan terhadap suatu keadaan yang menimpanya dengan keadaan yang diharapkan. perbuatan ini adalah perbuatan yang semua orang pernah alami, bahkan untuk beberapa orang, mengeluh malah sudah menjadi kebiasaan. Hal terburuknya bahkan mem”budaya”. Mungkin dari bangun tidur anda sudah mengeluh, karena sedikit telat bangunnya, terus waktu mau mandi, sabun atau pasta gigi anda habis, waktu sarapan makanan tidak berselera, saat di jalan dengan kondisi macet, atau berdesakan di bus & kereta dan lain sebagainya. Padahal semakin anda mengeluh dan memikirkan ke tidak senangan anda terhadap keadaan anda justru anda semakin menariknya ke dalam kehidupan anda. Ini berhubungan dengan hukum “Law of Attraction” (hukum tarik menarik). Dalam ilmu sosiologi mengeluh sangat penting karna saat berinteraksi dengan orang lain. Mengeluh sangat mempengaruhi respon orang lain terhadap diri kita.  Ilmu sosiologi menjelaskan tentang :
Hasrat manusia untuk hidup bermasyarakat :
a. Hasrat sosial
b. Hasrat meniru
c. Hasrat berjuang
d. Hasrat bergaul 
e. Hasrat untuk memberitahu
f. Hasrat untuk mendapatkan kebebasan
g. Hasrat seksual
h. Hasrat bersatu
i. Adanya kesamaan keturunan, keyakinan
dari beberapa hasrat diatas mengeluh  termasuk perbuatan yang dipengaruhi oleh hasrat sosial serta hasrat untuk memberi tahu, terutama karna kajian kita ada pada jejaring sosial.  Perilaku seseorang dikelompokkan ke dalam perilaku wajar, perilaku dapat diterima, perilaku aneh, dan perilaku menyimpang. Dalam sosiologi, perilaku dianggap sebagai sesuatu yang tidak ditujukan kepada orang lain dan oleh karenanya merupakan suatu tindakan sosial manusia yang sangat mendasar. Perilaku tidak boleh disalah artikan sebagai perilaku sosial, yang merupakan suatu tindakan dengan tingkat lebih tinggi, karena perilaku sosial adalah perilaku yang secara khusus ditujukan kepada orang lain. Penerimaan terhadap perilaku seseorang diukur relatif terhadap norma sosial dan diatur oleh berbagai kontrol. Untuk itu mengeluh dapat di kategorikan sebagai perilaku dan perilaku sosial.
Kebanyakan dari pengguna jejaring sosial adalah orang yang suka mengeluh, mengapa demikian ? karna media sosial ini digunakan sebagai tempat untuk mencurahkan masalah, ketidak puasaan serta isi hati.
Mari kita  lihat status-status kita sendiri. Kebanyakan isinya hanya keluh kesah. Berbagai persoalan hidup individu dibuat menjadi status, baik itu masalah cinta, karir, keuangan, keluarga dan lain-lain. Sakit dari mulai :panu, kadas, kurap atau pusing di update di status lengkap dengan keluhanya. Cuaca juga di buat menjadi status dengan banyak keluhanya pula. Misal : “yah hujan, gk bisa kmana2 dech” atau “huh, mlz bnget. Mw jaln2 cuacanya gi pnas bnget” dan lain-lain.


4. Kesimpulan
Ayat al quran telah membahas feenomena sosial masyarakat baik itu di dunia nyata maupun dunia maya sebelum dunia maya sendiri itu ada. Jadi tidak salah jika ada diantara kalangan manusia yang mengklaim bahwa al quran telah meramalkan adanya fenomena sosial di beberapa jejaring sosial seperti facebook, twetter, dan lain- lain. ayat di atas bersifat umum. Namun, tidak ada salahnya jika ayat itu dikaitkan dengan fenomena sosial dalam jejaring sosial.
5. Penutup
Terima kasih sudah mengunjungi blog ane, semoga antum semua selalu dilindungi oleh yang maha kuasa, dari yang ane paparkan diatas, kajiannya sangat lemah sekali apalagi penulis kekurangan data sumber reverensi serta firman dan hadist. Untuk itu bagi para antum semua yang merasa memiliki kelebihan ilmu dimohon untuk memberikan kritik saran ataupun doa, agar tulisan selanjutnya lebih baik dari tulisan ini. Sekedar menambahkan hadist atau ayat yang berkenaan dengan masalah ini.
wassalamualaikum


6. Daftar Pustaka
http://kompasiana.com/
http://sosiologioftb.blogspot.com/2012/12/evaluasi-diri-mengeluh.html

wassalamualaik

2 komentar: